FeedBurner StumbleUpon  Del.icio.us  Facebook  Reddit  Add to diigo  


Follow - Monx007
Article Time Stamp: 17 January 2006, 10:25:24 GMT+7

Alternatif Perawatan Kepingan CD



Di zaman yang serba canggih ini, media penyimpanan data dalam format CD dan DVD telah menjadi primadona karena sejumlah keunggulannya dibandingkan disket dan hard disk. Dengannya, Kita dapat menyimpan data-data kesayangan dalam berbagai format file dan untuk berbagai keperluan, baik itu file-file audio, gambar, teks, game, dan lain-lain.

CD dan DVD sangat praktis, murah, ringan, mudah dibawa, dan mampu memuat data dalam ukuran yang lumayan besar (CD sekira 650-800 MB dan DVD sekira 4,7 GB). Disket, yang dahulu merajai media penyimpanan data karena kepraktisannya, sudah mulai ditinggalkan karena daya tampungnya kecil dan rentan rusak. Hard disk, yang mampu memuat file dalam ukuran besar, juga relatif rentan dan tidak sepraktis CD/DVD dalam urusan baca-tulis file. Perlu melewati proses buka-pasang CPU jika ingin melakukan transaksi file pada komputer kebanyakan yang tidak dilengkapi tray hard disk khusus.

CD/DVD di samping berbagai keunggulan dan kemudahannya, juga bukannya tanpa cela. Jika tidak dirawat dengan baik (ditempatkan pada wadah, dibersihkan jika kotor), Kita dijamin bakalan bertemu dengan musuh bebuyutannya CD/DVD. Yep, gores alias scratch pada permukaan, yang mampu membuat tidak lancar atau gagal dibaca oleh CD adalah momok yang menakutkan para pengguna CD/DVD.

Perlu ditekankan sebelumnya, adalah lebih baik mencegah daripada mengobati. So, mendingan Kita rawat koleksi CD kesayangannya sebaik mungkin ketimbang harus berusaha untuk mengobati CD-CD favenya yang udah terlanjur gores.

First things first. Kita perlu mengetahui gores macam apa yang diderita oleh CD/DVD-nya.

Yang pertama adalah gores pada bagian label (istilahnya top side scrath). Kerusakan seperti ini kudu dihindarin karena kerusakan yang satu ini nggak ada obatnya. Pasalnya, data yang terekam pada bagian di bawah label menjadi rusak dan tidak dapat dibaca oleh CD player atawa CD-ROM. Kalo Kita pernah mengalami CD skip saat memutar lagu atau video kesayangannya, itu terjadi karena yang satu ini.

Kerusakan yang kedua adalah "top side dents", mirip seperti gores tetapi bukan. Dents alias lekukan pada bagian label ini, biasanya diakibatkan karena tekanan yang terlalu kuat pada permukaan CD. Kerusakan ini juga menyebabkan CD skip, dan seperti juga "top side scratch", kerusakan ini nggak bisa diperbaiki. Kerusakan pada bagian label CD hanya bisa dicegah, yaitu dengan memberikan label pelindung yang melapisi label CD agar terlindungi dari goresan.

Reading side scratches (goresan pada permukaan baca) adalah kerusakan yang paling biasa terjadi, paling mudah diketahui dan hanya gores macam ini yang bisa diperbaiki. Kerusakan ini dapat diperbaiki menggunakan larutan penghilang gores CD yang dapat Kita temui di toko-toko elektronik. Cara penggunaannya mudah, cukup dengan menetesi CD yang rusak dengan cairan dan diratakan ke permukaan dengan kain, maka CD yang scratch pun sehat kembali

Perlu diketahui, penghilang scratch macam ini harganya cukup mahal. Tapi jangan khawatir, ada beberapa cara untuk menghilangkan CD scratch dengan menggunakan benda-benda yang biasa digunakan sehari-hari. Cara yang pertama adalah menggunakan pasta gigi. Ambil seujung jari pasta gigi yang biasa digunakan, oles dengan menggunakan jari dan lap menggunakan kain lembut yang bersih ke permukaan CD yang gores. Dari pengalaman, metode ini cukup efektif untuk menghilangkan gores-gores yang tidak terlalu dalam pada read-side sebuah CD. Paling bagus menggunakan kain yang biasa digunakan untuk membersihkan kacamata.

Cara yang satu lagi sedikit ekstrem. Disarankan hanya dipraktikkan kalau Kita sudah merelakan CD yang gores tersebut, soalnya metode yang satu ini bisa berisiko CD Kita benar-benar nggak bisa diobati. Anda tahu brasso? Itu tuh, brand sebuah cairan yang biasa digunakan untuk membersihkan dan mengilapkan kuningan atau logam lainnya. Nah, menurut sebuah situs referensi, metode menggunakan Brasso ini sangat efektif dalam menghilangkan gores. Hanya saja karena cairan ini sifatnya mengikis permukaan CD, penggunaan yang berlebihan (melakukan lap dengan keras atau memberikan tekanan berlebihan), dapat merusak permukaan CD. Metode yang lebih efektif, namun berisiko.

Sekali lagi ditekankan, lebih baik mencegah daripada mengobati. So, mendingan Kita lindungin CD kesayangannya dengan stiker pelapis label agar bagian tersebut tidak rusak. Sedangkan untuk mencegah kerusakan di bagian permukaan baca, dapat dicegah dengan menaruh CD pada wadahnya setiap selesai digunakan. Nah, makanya jangan dibiasain menaruh CD sembarangan begitu selesai digunakan. Percaya deh, dengan aksi yang sederhana seperti merawat CD dan memberikan label, bakalan jadi investasi berharga buat keawetan koleksi CD Kita.

Article Source: Monx Digital Library

Copyrighted@ Monx Digital Library, otherwise stated
Use of our service is protected by our Terms of Use



 Back To Previous Page ...  



 

 

 

AQWorlds Banner