StumbleUpon  Del.icio.us  Facebook  Reddit  Add to diigo  


Follow - Monx007
Article Time Stamp: 29 January 2019, 21:32:25 GMT+7

Kelalaian Sumber Petaka



PETUAH bijak mengatakan: "Segala sesuatu pasti ada alasannya". Alasan bisa juga berarti sebab musabab hingga terjadinya suatu kejadian. Begitu juga kejadian yang tidak diinginkan saat berkendara. "Banyak orang berkomentar: 'Ah lagi sial aja nih', atau 'Mimpi apa semalam bisa apes begini' dan banyak alasan lain yang sulit diterima logika," ungkap Agung Priyatna, instruktur IDOG.

Padahal tidak begitu yang sebenarnya. "Kalau mau fair, pasti kesalahannya bermuara di pengendara itu sendiri. Nah konsep defensive driving mengupayakan agar kita dapat terhindar dari masalah seperti itu," tambah Agung. Beberapa konsep dan ajaran defensive driving dijelaskan dalam infografis berikut.


THE SMITH SYSTEM
1. Look well ahead (Selalu melihat jauh ke depan)
Dapat lebih dulu melihat sesuatu lebih cepat dan ada cukup waktu menganalisanya.

2. Move your eyes (Gerakkan mata Anda)
Dapatkan data pendukung lebih banyak di sekitarnya.

3. Spot the problem (Temukan masalahnya)
Tentukan masalah pokok yang harus diprioritaskan.

4. Keep space (Jaga jarak aman)
Selalu sediakan jarak aman untuk menghindari masalah.

5. Be seen (Pastikan keberadaan Anda dapat dilihat)
Jadikan Anda bagian lalu lintas dengan terlihat oleh pengguna jalan lain.

Keterangan: Smith System tidak bisa diterapkan sendiri tanpa konsep SIPDE. Smith System melengkapi teori SIPDE yang sudah ada.


KUNCI 4A MENJADI DEFENSIF
1. Alertness (Kewaspadaan)
Waspada terhadap pengguna jalan lain dan bertindak benar atas setlap kejadian.

2. Awareness (Kesadaran):
Sadar dan berpengetahuan soal kendaraan serta prosedur berkendara yang aman. Berhati-hati dalam mengambil tindakan.

3. Attitude (Sikap, mental):
Kapan pun berkendara selalu bersikap mementingkan kepentingan umum pemakai jalan.

4. Anticipation (Antisipasi):
Selalu menyiapkan skenario-skenario cadangan untuk setiap hasil analisa kaia berkendara.



S.I.P.D.E.

1. Search/Scan (Melihat/mengawasi)
Perhatlkan seluruh daerah yang terlihat 20-30 detik ke depan atau 300-500 m untuk kecepatan 60 km/jam.

2. Identify (Kenali/identifikasi)
Kenali obyek atau kondisi dalam radius 12-15 detik ke depan atau 200-250 m untuk kecepatan 60 km/jam.

3. Predict (Perkiraan)
Perkirakan aksi atau perubahan yang terjadi di jalan raya ataupun sekitarnya, sekitar 5-12 detik ke depan atau 100-200 m untuk kecepatan 60 km/jam.

4. Decide (Putuskan)
Putuskan apa yang akan dilakukan minimal 4-5 detik sebelumnya atau 70-100 m untuk kecepatan 60 km/ jam.

5. Execute (Pelaksanaan)
Eksekusi/lakukan keputusan yang telah dibuat, minimal 4 detik sebelumnya atau 70 m untuk kecepatan 60 km/jam.


Sumber:
AAA (Automobile American Association)
Bayu Sasongko
Majalah AutoBild, Tanggal 2-5 Agustus 2003 Edisi 7 - Suplemen

Article Source: Monx Digital Library

Copyrighted@ Monx Digital Library, otherwise stated
Use of our service is protected by our Terms of Use



 Back To Previous Page ...  



 

 

 

AQWorlds Banner