StumbleUpon  Del.icio.us  Facebook  Reddit  Add to diigo  


Follow - Monx007
Article Time Stamp: 28 October 2008, 23:33:32 GMT+7

Panik = Bunuh Diri



A. Bagaimana cara paling aman menghindari tabrakan beruntun?
Jarak aman pengereman berbeda-beda untuk setiap mobil. Tapi secara global saat menemui kondisi jalan di depan darurat bisa dilakukan teknik threshold yaitu mengerem kuat tapi roda tidak mengunci. Juga bisa dengan teknik pulse braking, seperti cara kerja rem ABS. Setelah kecepatan mobil bisa dikurangi, lihat keadaan sekitar dan arahkan ke tempat aman. Tunggu hingga keadaan lalu lintas benar-benar aman baru lanjutkan perjalanan.

B. Saat kepergok mobil dari arah berlawanan yang menyalip di jalan menanjak atau jembatan, apa yang harus dilakukan?
Berdasarkan standar peraturan keselamatan, menyalip di tanjakan dan di jembatan tidak diperbolehkan. Namun dalam kondisi darurat, Anda bisa memelankan laju kendaraan dan arahkan mobil di jalur paling kiri hingga dekat badan jalan. Lihat keadaan lalu lintas belakang. Jika perlu, hentikan kendaraan dan beri jalan kepada mobil depan yang menyalip. Saat keadaan benar-benar aman, lanjutkan berkendara.

C. Pecah ban diklaim sebagai salah satu penyebab terbesar kecelakaan di jalan tol. Bagaimana menghadapi pecah ban?
Pertahankan arah dengan memegang roda kemudi dengan pasti. Lakukan perlambatan secara halus dan gradual. Jangan langsung lepas gas dan jangan injak rem! Periksa lalu lintas sekitar, beri sinyal dan arahkan kendaraan ke tempat aman. Saat kendaraan dapat dikendalikan, mulai injak rem secara bertahap hingga berhenti total, pasang rem tangan dan nyalakan lampu hazard.

D. Apa yang harus dilakukan jika ada kebakaran di ruang mesin?
Segera arahkan kendaraan ketempat aman dan terbuka lalu matikan mesin. Segera keluar dan menjauh dari mobil bersama seluruh penumpang (jika ada) dan cari bantuan. Apabila kebakaran terlalu besar, jangan coba memadamkan sendiri. Sebisa mungkin, jaga jarak dari kendaraan dan tunggu bantuan. Jangan gunakan air untuk memadamkan api tetapi pemadam bubuk atau gas hallon.

E. Apa yang dilakukan saat berkendara dan mesin tiba-tiba mati (engine stall)?
Periksa keadaan lalu lintas sekitar, segera putuskan untuk mengarahkan kendaraan ke tempat aman. Beri sinyal dan arahkan kendaraan ke pinggir secepatnya. Ingat, sisi kiri tidak selamanya yang paling aman. Jika jalur kanan aman, bisa juga dipakai. Nyalakan lampu emergency (hazard). Pasang segitiga pengaman sekitar 30 meter dari kendaraan. Tunggu bantuan.

F. Bagaimana mengantisipasi rem blong (brake failure)?
Secepatnya memompa pedal rem untuk memulihkan braking power. Lakukan deselerasi dengan menurunkan posisi gigi (downshifting). Apabila tetap tidak tersedia kemampuan rem maka andalkan rem tangan. Perlahan angkat, rem tangan dengan jempol tetap menahan tombol pelepas.


Sumber:
Bayu Sasongko
Majalah AutoBild, Tanggal 2-5 Agustus 2003 Edisi 7 Suplemen

Article Source: Monx Digital Library

Copyrighted@ Monx Digital Library, otherwise stated
Use of our service is protected by our Terms of Use



 Back To Previous Page ...  



 

 

 

AQWorlds Banner